Aktivis Lingkungan Geram Tindakan Vandalisme di Geosite Geopark Natuna, Minta Pelaku Bertanggungjawab

- 23 April 2024, 09:47 WIB
Aktivis Lingkungan Natuna Cherman saat wawancara dengan RRI Ranai -f/istimewa
Aktivis Lingkungan Natuna Cherman saat wawancara dengan RRI Ranai -f/istimewa /

NATUNATODAY - Tindakan vandalisme atau pengrusakan berupa coretan di bebatuan pada beberapa Geosite membuat geram aktivitas lingkungan sekaligus pelaku wisata di Natuna, Cherman.

"Saya menyayangkan atas tindakan oknum atau pengunjung objek wisata yang melakukan perusakan lingkungan di kawasan Geosite Geopark terutama berupa coretan di batuan, baik menggunakan cat maupun diukir dengan semen," ucapnya saat dijumpai Natuna Today, Selasa, 23 April 2024 pagi.

Menurut Cherman kawasan tersebut bagian dari kawasan yang dilindungi perlu dijaga keasriannya sebagai warisan Geopark serta objek wisata yang menjadi daya tarik Natuna.

Cherman juga menemukan selain geosite Tanjung Senubing tulisan dan ukiran di batu juga ditemukan di lokasi sepajang jalur pendakian Geosite Geopark Gunung Ranai.

Baca Juga: Gubernur Ansar Saksikan Pawai Taaruf MTQH Ke-XIII Kabupaten Bintan

Menanggapi tindakan tersebut, Cherman berharap kegiatan merusak tersebut tidak dilakukan lagi karena akan memperparah kondisi kawasan, serta akan menjadi contoh yang buruk karena menjadi kesan negatif bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara setelah melihat hal tersebut.

"Yang lebih kita khawatirkan status Natuna Geopark Nasional akan terancam dicabut hanya gara gara hal seperti ini," terangnya.

Halaman:

Editor: Dani Ramdani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah