Nelayannya Ditangkap Aparat Malaysia, Wabup Rodhial Sampaikan Langkah Pemkab Natuna

- 22 April 2024, 16:11 WIB
Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda saat berbicara kepada media terkait langkah yang diambil Pemkab Natuna terhadap penangkapan nelayan oleh Aparat Malaysia -f/istimewa
Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda saat berbicara kepada media terkait langkah yang diambil Pemkab Natuna terhadap penangkapan nelayan oleh Aparat Malaysia -f/istimewa /

NATUNATODAY - Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda membenarkan informasi terkait ditangkapnya 3 kapal dan 8 orang nelayan tradisional asal Natuna oleh aparat Penegak Maritim Malaysia, Jumat, 19 April 2024 lalu.

Menindaklanjuti informasi tersebut Rodhial Huda menegaskan, pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Natuna telah melakukan koordinasi dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Indonesia di Khucing di Malaysia.

"Sudah kita koordinasikan berbentuk secara lisan, nanti baru dengan surat resmi," kata Rodhial saat diwawancarai awak media, usai rapat paripurna di DPRD Natuna, Senin, 22 April 2024.

Rodhial Huda mengungkapkan, bahwa nanti Konjen yang akan membantu mengurus nelayan yang ditangkap di negara yang berjuluk negeri Jiran itu.

Baca Juga: TNI AU Natuna Gelar Upacara HUT Ke-78 Penuh Semangat, Jaga Kedaulatan Langit Natuna

"Nelayan yang ditangkap itu, warga Kecamatan Pulau Tiga Barat, Subi, dan Serasan," jelasnya.

Rodhial menyatakan, saat ini para nelayan tersebut berada di Badan Penegakan Maritim Malaysia (BPMM).

Menurut penjelasan BPMM, ucap Rodhial, nelayan Natuna ditangkap karena memasuki wilayah perairan dan menangkap ikan di wilayah Malaysia.

"Tiga kapal yang ditangkap tersebut berkapasitas dibawah 5 GT," ungkapnya.

Baca Juga: Danlanud RSA Natuna dan Forkopimda Bersinergi Sukseskan MTQ ke-XI Tingkat Kabupaten

Rodhial mengutarakan, bahwa rata-rata nelayan yang diamankan sudah berkali-kali memasuki wilayah perairan mereka.

"Kalau baru sekali biasanya mereka lepas," cetus Rodhial.***

Editor: Dani Ramdani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah